dimana telah
kau buang kisah itu? (Wida Sireum Hideung)
:yth. Doddy Achmad Fawdzy
jika perjalanan telah membuatmu merasa asing dan sepi. dan airmata telah kering, hingga duka hanya jadi salak anjing. maka biarkan matamu terpejam untuk sejenak, menutup pandangan akan peristiwa yang selalu ada dan menyakitkan. biarkan pikiranmu tertidur, melupakan masalalu yang senantiasa menghantui dan ingin kau kubur di malam paling kelam.
biarkan semuanya mengalir pada sungai waktu, melewati labirin mimpi, melewati kefanaan penuh luka. biarkan.
tapi jika kelak kita kembali bertemu di persimpangan jalan itu, engkau harus jawab satu pertanyaanku: "dimana telah kau buang kisah itu?"
BumiAllah, 26 Oktober 2002
jika perjalanan telah membuatmu merasa asing dan sepi. dan airmata telah kering, hingga duka hanya jadi salak anjing. maka biarkan matamu terpejam untuk sejenak, menutup pandangan akan peristiwa yang selalu ada dan menyakitkan. biarkan pikiranmu tertidur, melupakan masalalu yang senantiasa menghantui dan ingin kau kubur di malam paling kelam.
biarkan semuanya mengalir pada sungai waktu, melewati labirin mimpi, melewati kefanaan penuh luka. biarkan.
tapi jika kelak kita kembali bertemu di persimpangan jalan itu, engkau harus jawab satu pertanyaanku: "dimana telah kau buang kisah itu?"
BumiAllah, 26 Oktober 2002
Tidak ada komentar:
Posting Komentar